JAKARTA - Modifikasi motor listrik kini semakin berkembang di Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian datang dari pengguna Polytron Fox 350 yang melakukan ubahan besar pada sektor penggerak motor demi mendapatkan performa dan torsi yang lebih kuat.
Motor listrik tersebut tampil berbeda setelah sistem penggeraknya diubah dari model hub motor bawaan menjadi side drive. Hasilnya, Polytron Fox 350 diklaim memiliki akselerasi yang lebih agresif serta kemampuan menanjak yang lebih baik dibandingkan versi standar.
Perubahan tersebut dibagikan dalam ulasan kanal Motolistrik.com bersama Bayu dari komunitas PV Raider Indonesia. Menurutnya, modifikasi dilakukan untuk meningkatkan torsi terutama saat membawa penumpang dan melintasi jalan menanjak.
Hub Motor Diganti Side Drive Demi Torsi Lebih Besar
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada bagian belakang motor. Sistem BLDC bawaan yang sebelumnya menggunakan hub motor diganti dengan side drive milik Alesa EX3000.
Bayu menjelaskan bahwa tujuan utama penggantian tersebut bukan sekadar tampil beda, melainkan untuk mendapatkan karakter tenaga yang lebih kuat.
Menurutnya, hub motor memang sudah nyaman digunakan untuk kebutuhan harian. Namun, side drive menawarkan dorongan torsi yang lebih besar sehingga motor terasa lebih bertenaga saat menghadapi tanjakan maupun ketika digunakan berboncengan.
Tak hanya itu, motor Alesa EX3000 yang semula memiliki daya 3 kW juga ditingkatkan menjadi 5 kW untuk menghasilkan performa yang lebih optimal.
Controller Diganti Agar Performa Bisa Diatur
Peningkatan tenaga membuat komponen lain juga harus menyesuaikan. Controller bawaan Fox 350 yang masih terkunci akhirnya diganti menggunakan IM100 milik Fox-R.
Controller tersebut dipilih karena memungkinkan proses remapping sehingga dapat disesuaikan dengan karakter side drive yang digunakan.
Dengan sistem baru ini, pengaturan tenaga, sudut fase motor, hingga respons akselerasi dapat dikonfigurasi lebih presisi.
Menariknya, meski controller telah diganti, aplikasi bawaan Polytron masih dapat digunakan. Berbagai fungsi monitoring kendaraan tetap berjalan normal melalui smartphone.
Dilengkapi Water Cooling dan Charger Tanam
Selain sektor penggerak, terdapat sejumlah modifikasi lain yang tidak terlihat dari luar.
Untuk menjaga suhu kerja motor tetap stabil, Bayu memasang sistem water cooling pada bagian dalam kendaraan. Sistem pendingin ini membantu menjaga performa saat motor bekerja lebih keras dibandingkan spesifikasi standar.
Motor juga sudah dilengkapi charger tanam berkapasitas 25 ampere. Kehadiran charger ini membuat proses pengisian daya menjadi lebih praktis karena pengguna cukup mencolokkan kabel saat berada di SPKLU tanpa perlu membawa charger eksternal.