Veda Ega Pratama Honda Team Asia Jadi Sorotan Moto3 2026, Dari Gunungkidul Kini Masuk Proyek Besar Balap Dunia

photo author
- Rabu, 3 Juni 2026 | 17:35 WIB
Veda Ega Pratama Honda Team Asia jadi sorotan Moto3 2026 setelah tampil kompetitif dan membawa harapan baru Indonesia.  ((PINTEREST))
Veda Ega Pratama Honda Team Asia jadi sorotan Moto3 2026 setelah tampil kompetitif dan membawa harapan baru Indonesia. ((PINTEREST))

Namun Veda mampu beradaptasi lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.

Kepercayaan Honda Team Asia Berbuah Hasil

Baca Juga: Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Belum Podium, tetapi Tunjukkan Mental Juara di Sirkuit Mugello

Salah satu faktor penting di balik perkembangan Veda adalah dukungan penuh dari Honda Team Asia yang dipimpin mantan juara dunia 250cc, Hiroshi Aoyama.

Manajemen tim secara konsisten menunjukkan kepercayaan terhadap pembalap Indonesia tersebut.

Kepercayaan itu terlihat jelas saat Moto3 Italia 2026 di Mugello.

Meski hanya start dari posisi ke-13, Honda Team Asia tetap optimistis bahwa Veda mampu memperbaiki posisinya saat balapan.

Keyakinan tersebut terbukti benar.

Saat race berlangsung, Veda tampil agresif dan berhasil menembus kelompok depan.

Bahkan, ia sempat terlibat dalam perebutan posisi podium sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedelapan.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan balap Veda jauh lebih kuat dibandingkan apa yang terlihat saat sesi kualifikasi.

Dampak Besar untuk Indonesia

Kehadiran Veda di Honda Team Asia juga membawa dampak besar bagi dunia balap Indonesia.

Perhatian masyarakat terhadap Moto3 meningkat karena kini Indonesia memiliki wakil yang benar-benar mampu bersaing di papan atas.

Tidak sedikit penggemar yang mulai mengikuti perkembangan Honda Team Asia karena ingin melihat kiprah pembalap asal Indonesia tersebut.

Bagi Honda Team Asia, Veda merupakan aset penting untuk masa depan.

Sementara bagi Veda, tim tersebut menjadi tempat ideal untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman di level dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Rusdian Nuzula

Tags

Terkini