Veda Ega Pratama Finis Posisi 8 Moto3 Italia 2026, Start dari P13 hingga Bertahan di Lima Besar Klasemen Dunia

photo author
- Rabu, 3 Juni 2026 | 17:00 WIB
Veda Ega Pratama finis posisi 8 Moto3 Italia 2026 setelah start dari P13 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.  ((PINTEREST))
Veda Ega Pratama finis posisi 8 Moto3 Italia 2026 setelah start dari P13 dan tetap bertahan di lima besar klasemen. ((PINTEREST))

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pembalap muda terbaik Indonesia setelah berhasil finis posisi kedelapan pada Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu 31 Mei 2026.

Hasil Moto3 Italia 2026 tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama karena mampu mengamankan poin berharga dalam persaingan klasemen dunia Moto3 musim ini.

Meski belum naik podium, performa Veda Ega Pratama di Moto3 Italia 2026 mendapat banyak apresiasi karena berhasil memperbaiki posisi sejak start dan tetap menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.

Start dari Posisi Ke-13

Akhir pekan di Mugello tidak dimulai dengan mudah bagi pembalap muda Indonesia tersebut.

Pada sesi latihan hingga kualifikasi, Veda harus menghadapi persaingan ketat dari para pembalap muda terbaik dunia. Meski demikian, ia berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2 setelah menunjukkan kecepatan yang kompetitif sepanjang sesi latihan.

Saat sesi kualifikasi berlangsung, persaingan semakin sengit. Catatan waktu para pembalap terus berubah hingga menit-menit terakhir.

Veda akhirnya menempati posisi ke-13 pada grid start. Hasil tersebut memang belum ideal untuk mengejar podium, tetapi masih memberikan peluang untuk melakukan perlawanan saat balapan utama.

Tampil Agresif Sejak Lap Awal

Ketika lampu start padam, Veda langsung menunjukkan gaya balap agresif yang menjadi salah satu ciri khasnya musim ini.

Berangkat dari posisi ke-13, pembalap Indonesia tersebut segera merangsek ke rombongan depan dan mulai memperbaiki posisinya.

Karakteristik Sirkuit Mugello yang memiliki trek lurus panjang membuat pertarungan berlangsung sangat ketat. Para pembalap saling memanfaatkan slipstream untuk menyalip lawan.

Dalam beberapa lap awal, Veda berhasil masuk ke kelompok sepuluh besar dan ikut terlibat dalam perebutan posisi depan.

Persaingan semakin menarik ketika Veda beberapa kali terlibat duel dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish. Pertarungan dua wakil Asia Tenggara itu menjadi salah satu sorotan sepanjang balapan.

Mugello Jadi Ujian Mental Pembalap

Moto3 dikenal sebagai kelas yang memiliki persaingan paling rapat dalam kejuaraan dunia balap motor.

Selisih waktu antarpembalap sering kali hanya terpaut sepersekian detik. Situasi tersebut membuat setiap lap menjadi ujian konsentrasi dan keberanian.

Di Mugello, posisi pembalap terus berubah hampir di setiap lap. Tidak ada pembalap yang benar-benar aman hingga memasuki lap terakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Rusdian Nuzula

Tags

Terkini