BYD M6 DMi Siap Tantang Mobil Hybrid Jepang, Harga Rp310 Jutaan dengan Fitur Mewah dan Biaya Servis Super Murah

photo author
- Rabu, 3 Juni 2026 | 20:00 WIB
BYD M6 DMi diklaim mampu mencatat konsumsi BBM hingga 1:65. Simak spesifikasi dan harga terbarunya.  ((PINTEREST))
BYD M6 DMi diklaim mampu mencatat konsumsi BBM hingga 1:65. Simak spesifikasi dan harga terbarunya. ((PINTEREST))

JAKARTA - Persaingan mobil hybrid di Indonesia dipastikan semakin panas setelah hadirnya BYD M6 DMi.

Mobil keluarga tujuh penumpang ini datang dengan strategi yang cukup agresif.

Selain menawarkan teknologi plug-in hybrid terbaru, BYD juga membekali M6 DMi dengan harga kompetitif yang diklaim mampu mengganggu dominasi pabrikan Jepang.

BYD M6 DMi saat ini dibuka dalam tahap pre booking dengan kisaran harga Rp310 juta hingga Rp390 juta.

Banderol tersebut membuat banyak pengamat otomotif mulai melirik kendaraan ini sebagai alternatif baru di segmen MPV hybrid.

Baca Juga: 5 Mobil Listrik Murah Terbaik 2026 Sebelum Harga Naik, BYD Atto 1 hingga GAC AION UT Jadi Buruan Gara-Gara Isu Subsidi Dicabut

Teknologi DMi Jadi Senjata Utama

Berbeda dengan hybrid konvensional, BYD M6 DMi menggunakan teknologi DMi generasi kelima.

Teknologi ini membuat kendaraan lebih sering bergerak menggunakan motor listrik.

Mesin bensin hanya bekerja sebagai generator dan membantu ketika kendaraan membutuhkan tenaga tambahan.

Karakter tersebut membuat sensasi berkendara lebih mirip mobil listrik dibanding mobil bensin biasa.

Selain lebih senyap, respons akselerasi juga terasa lebih instan.

BYD menyebut konsep ini sebagai mobil listrik yang bisa diisi bensin.

Fitur Premium untuk Mobil Keluarga

Selain efisiensi bahan bakar, BYD M6 DMi juga menawarkan sejumlah fitur yang cukup lengkap.

Varian tertinggi dibekali kamera 360 derajat, panoramic roof, wireless charging, captain seat, hingga sistem hiburan modern.

Pada tipe Cross, tampilan eksterior juga dibuat lebih gagah dengan penggunaan over fender dan pelek berukuran lebih besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Rusdian Nuzula